Menolong Anaknya yang Terseret Ombak Laut Selatan di Pesisir Pacitan, Ayah Asal Solo Tewas Tenggelam

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 25 Februari 2024 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban diketahui bernama Yohanes Reza Mahendra, 40 tahun, warga Petoran, RT 03/ RW 05, Jebres, Solo, Jawa Tengah. (Dok. Fin)

Korban diketahui bernama Yohanes Reza Mahendra, 40 tahun, warga Petoran, RT 03/ RW 05, Jebres, Solo, Jawa Tengah. (Dok. Fin)

HALLOSOLO.COM – Seorang pria asal Solo, Jawa Tengah, yang sedang berwisata laut di wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dikabarkan tewas ‘termakan’ ganasnya ombak Laut Selatan, Minggu (25/2/2024).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Tubuh korban yang timbul tenggelam di perairan laut, sempat berusaha diselamatkan nelayan dan masyarakat, namun Tuhan menghendaki kenyataan lain.

Korban diketahui bernama Yohanes Reza Mahendra, 40 tahun, warga Petoran, RT 03/ RW 05, Jebres, Solo, Jawa Tengah.

Korban bersama keluarganya datang ke Pacitan, bermaksud menikmati indahnya Pantai Srau yang berada di wilayah Desa Candi, Kecamatan Pringkuku.

Dari rumah menuju Pacitan korban mengajak sanak keluarganya berjumlah 7 orang.

Termasuk istri, kedua anak dan keluarga lainnya, mereka langsung menuju pantai yang pesonanya menakjubkan itu.

“Korban bersama sanak keluarganya piknik di pantai itu. Anaknya bermain air di bibir pantai, lalu terseret ombak. Ayahnya berusaha menolong.”

“Anaknya selamat, tapi ayahnya justru ketarik ombak,” kata Sriyono, anggota Tim SAR, menjawab jurnalis.

Seorang warga setempat, Imam Kruwut, menjelaskan adanya kecelakaan laut itu terjadi di Pantai Srau, masuk Desa Candi, Kecamatan Pringkuku.

Personel Pusdalops BPBD Kabupaten Pacitan, Arif, menginformasikan, awalnya salah seorang anak korban, Rian Jazan, 7 tahun, asyik bermain air di bibir pantai.

Tanpa disadari, muncul ombak yang berlarian menuju pantai dan menyeretnya.

Mengetahui itu, korban dan seorang anaknya yang lain, Rafael, 13 tahun, berusaha menolong korban yang terseret.

Kala itu, ketiga korban tengah berjuang diantara ‘pergumulan’ air laut.

Dalam kondisi kritis, penjaga pantai dan nelayan yang berada di area lokasi langsung ambil bagian menolongnya.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Kedua anak korban berhasil diselamatkan, namun korban lepas tertelan ombak.

Kedua anak korban yang selamat, Rian Jazan dan Rafael, langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna perawatan medis.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sedangkan korban dalam kondisi tak bernyawa saat dievakuasi penjaga pantai san nelayan.

“Kedua anak korban berhasil diselamatkan penjaga pantai dan nelayan. Dilarikan ke rumah sakit untuk pengobatan.”

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

“Namun bapaknya (ayah korban) tak bisa diselamatkan, tenggelam di pantai,” tutur Arif.

Jasad korban langsung dikirim ke rumah duka, setelah menjalani pemeriksaan pihak rumah sakit pemerintah setempat.

Aparat kebencanaan setempat menghimbau, semua wisatawan yang mengunjungi keindahan Pantai Srau diminta mewaspadai ombak yang datangnya sulit diduga.

Itu dimaksudkan agar wisatawan tetap merasa nyaman selama berwisata, dan selamat kembali sampai rumah. (fin).***

Berita Terkait

Airlangga Hartarto Sebut Putri Akbar Tanjung, Sekar Krisnauli Tanjung akan Maju di Pilkada Surakarta 2024
Tradisi Grebeg Sudiro Jadi Akulturasi Budaya Tionghoa dan Jawa dari Pasar Gede dan Kampung Pecinan Solo
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:52 WIB

Sudaryono Membayangi Elektabilitas Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi di Survei IDN Terbaru Pilkada Jateng

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:29 WIB

Ini Respons Gibran Rakabuming Raka yang Diisukan Dirinya Mundur Sebagaì Wali Kota Surakarta

Sabtu, 13 Juli 2024 - 13:25 WIB

Pilkada Jawa Ten̈gah 2024, Nana Sudaryono Masuk dalam Radar Partai Amanat Nasional untuk Diusung

Senin, 8 Juli 2024 - 10:53 WIB

Survei Indikator Politik Indonesia, Irjen Pol. Ahmad Luthfi Menjadi Top of Mind Calon Gubernur Jawa Tengah

Senin, 8 Juli 2024 - 09:55 WIB

Jelang Pilkada Jawa Tengah 2024, Kaesang Pangarep Mulai Angkat Bicara Soal Sosok Kepemimpinan di Jateng

Rabu, 3 Juli 2024 - 08:11 WIB

Diah Warih Anjari Temui Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsyi untuk Jajaki Pilkada Kota Solo, Jawa Tengah

Senin, 1 Juli 2024 - 09:54 WIB

Salah Satunya Sudaryono, LSI Ungƙap 4 Nama yang Saat Ini Paling populer Jelang Pilkada Jateng 2024

Senin, 1 Juli 2024 - 07:31 WIB

Komunikasi Politik Jelang Pilkada Jateng 2024, Gus Yusuf Bertemu Bupati Kendal Dico M Ganinduto

Berita Terbaru