Babak Final 4th China-ASEAN Innovation and Entrepreneurship Competition Sukses Digelar di Vientiane, Laos

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 29 Juni 2026 - 03:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VIENTIANE, Laos, 29 Juni 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari CRIOnline: 

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Babak final 4th China-ASEAN Innovation and Entrepreneurship Competition sukses digelar di Vientiane, Republik Demokratik Rakyat Laos, pada 25 Juni 2026. Kompetisi ini mendapat arahan dan dukungan dari Kementerian Sains dan Teknologi Tiongkok, Sekretariat ASEAN, Komite ASEAN untuk Sains dan Teknologi, Kementerian Teknologi dan Komunikasi Laos, Kementerian Pendidikan dan Olahraga Laos, serta Misi Tetap Tiongkok untuk ASEAN. Sementara itu, China Science and Technology Exchange Center dan Departemen Sains dan Teknologi Daerah Otonom Guangxi Zhuang (Pusat Transfer Teknologi Tiongkok-ASEAN) bertindak sebagai penyelenggara. Wakil Menteri Teknologi dan Komunikasi Laos, Keovisouk SOLAPHOM; Direktur Sectoral Development Directorate Sekretariat ASEAN, Kanchana Wanichkorn; serta Direktur Jenderal China-ASEAN Technology Transfer Center yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Departemen Sains dan Teknologi Daerah Otonom Guangxi Zhuang, Sun Ruijun, turut hadir dan menyampaikan sambutan di acara tersebut. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Perindustrian, Sains, Teknologi, dan Inovasi Kamboja, Siengheng HUL, serta Sekretaris Tetap Kementerian Sains dan Teknologi Myanmar, Sai Kyaw Naing Oo.

Venue of the Competition
Venue of the Competition

Dengan mengangkat tema "Innovation Cooperation for a Shared Dream" atau Kerja Sama Inovasi untuk Mewujudkan Impian Bersama, ajang tahun ini menyoroti penerapan inovatif teknologi kecerdasan buatan (AI) di berbagai skenario penggunaan. Tema tersebut menarik perhatian luas, serta mendorong partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan, baik dari dalam maupun luar ASEAN. Skala kompetisi juga mengalami pertumbuhan signifikan. Pihak penyelenggara menerima pendaftaran 552 proyek, meningkat 68% dari penyelenggaraan sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 181 proyek berasal dari negara-negara anggota ASEAN, atau naik 85% dari tahun sebelumnya. Partisipasi dari kawasan ASEAN tercatat menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat.

Babak final dihadiri lebih dari 100 peserta secara langsung, terdiri atas tamu undangan dari Tiongkok dan berbagai negara, dewan juri, serta perwakilan peserta. Mereka berasal dari sejumlah institusi, antara lain Kementerian Sains dan Teknologi Tiongkok, Sekretariat ASEAN, perwakilan Vietnam pada ASEAN Committee on Science, Technology and Innovation (COSTI), Kementerian Pendidikan dan Olahraga Laos, Kementerian Teknologi dan Komunikasi Laos, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Riset, dan Inovasi, Kedutaan Besar Tiongkok di Laos, serta China Science and Technology Exchange Center.

Berita Terkait

Dua Puluh Tahun Jalur Kereta Qinghai-Xizang: Jalan Menuju Harmoni antara Manusia dan Alam
Huawei Cloud Stack: “All for AI”, Era Baru Teknologi Cerdas
Huawei Luncurkan OceanStor M900 Context Memory Storage, Percepat Inferensi AI pada Pusat Data Hyperscale
HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM
Manfaatkan Setiap Sinar Matahari, Terangi Wilayah yang Belum Dialiri Listrik: Global Low-Carbon Industry Forum 2026 Bahas Solusi guna Menutup Kesenjangan Akses Listrik
EyeROV: Startup Deep-Tech India Pamerkan Drone Bawah Airnya kepada Para Pemimpin Dunia
Xinhua Silk Road: Tiongkok Buka Kanal Utama dari Sungai ke Laut, Ciptakan Jalur Pintas Perdagangan ke Asia Tenggara
Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 08:18 WIB

Dua Puluh Tahun Jalur Kereta Qinghai-Xizang: Jalan Menuju Harmoni antara Manusia dan Alam

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Huawei Cloud Stack: “All for AI”, Era Baru Teknologi Cerdas

Jumat, 18 September 2026 - 15:24 WIB

Huawei Luncurkan OceanStor M900 Context Memory Storage, Percepat Inferensi AI pada Pusat Data Hyperscale

Jumat, 18 September 2026 - 08:31 WIB

HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM

Jumat, 18 September 2026 - 08:27 WIB

Manfaatkan Setiap Sinar Matahari, Terangi Wilayah yang Belum Dialiri Listrik: Global Low-Carbon Industry Forum 2026 Bahas Solusi guna Menutup Kesenjangan Akses Listrik

Jumat, 18 September 2026 - 02:43 WIB

Xinhua Silk Road: Tiongkok Buka Kanal Utama dari Sungai ke Laut, Ciptakan Jalur Pintas Perdagangan ke Asia Tenggara

Jumat, 18 September 2026 - 01:25 WIB

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI

Jumat, 18 September 2026 - 01:00 WIB

Program MBA SMU Raih Peringkat Ketiga di Asia dalam QS Global MBA Rankings 2027

Berita Terbaru